I’ROB AL-QUR’AN 1: PENDAHULUAN (TA’AWWUDZ)
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَيْطَانِ الرَّجِيْمِ
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”
I’ROB:
“أَعُوْذُ”: FI’IL MUDHORE terbebas dari AMIL NASHOB & AMIL JAZEM, MARFU’, DHOMMAH, FI’IL MUDHORE SHOHIHUL AKHIR
PENJELASAN:
“أَعُوْذُ”: adalah FI’IL MUDHORE yang terbebas dari AMIL NASHOB & AMIL JAZEM, sehingga termasuk FI’IL yang MARFU’, tanda ROFA’nya dengan DHOMMAH, karena termasuk FI’IL MUDHORE SHOHIHUL AKHIR
I’ROB:
“ب”: HURUF JAR, MABNI, TETAP ATAS HAROKAT KASROH
PENJELASAN:
“ب”: adalah HURUF JAR, sehingga termasuk yang MABNI (Karena semua huruf MABNI), tanda BINAnya TETAP ATAS HAROKAT KASROH.
I’ROB:
“الله”: MASHBUQ/MAJRUR BI HARFIL JAR, MAJRUR, KASROH, ISIM MUFROD
PENJELASAN:
“الله”: BERKEDUDUKAN sebagai MASHBUQ/MAJRUR BI HARFIL JAR, sehingga termasuk ISIM yang MAJRUR, TANDA JARnya dengan KASROH, karena termasuk ISIM MUFROD.
I’ROB:
“من”: HURUF JAR, MABNI, TETAP ATAS HAROKAT SUKUN
PENJELASAN:
“من”: adalah HURUF JAR, sehingga termasuk yang MABNI, TANDA BINAnya TETAP ATAS HAROKAT SUKUN (Di sini tertulis berharokat FATHAH yang sifatnya sementara, karena bertemu dua sukun sehingga huruf jarnya diberi harokat agar bisa dibaca. Pada asalnya “من” berharokat sukun)
I’ROB:
“الشيطان”: MASHBUQ/MAJRUR BI HARFIL JAR, MAJRUR, KASROH, ISIM MUFROD
PENJELASAN:
“الشيطان”: BERKEDUDUKAN sebagai MASHBUQ/MAJRUR BI HARFIL JAR, sehingga termasuk ISIM yang MAJRUR, TANDA JARnya dengan KASROH, karena termasuk ISIM MUFROD.
PENJELASAN:
I’ROB:
“الرجيم”: SHIFAT untuk MASHBUQ BI HARFIL JAR, MAJRUR, KASROH, ISIM MUFROD
PENJELASAN:
“الرجيم”: adalah SHIFAT untuk MASHBUQ BI HARFIL JAR, sehingga termasuk ISIM yang MAJRUR, tanda jarnya dengan KASROH, karena termasuk ISIM MUFROD.
CATATAN:
Catatan sederhana tentang I’ROB AL-QUR’AN ini insya Allah akan terus berlanjut. Tujuannya ialah untuk lebih memberi kejelasan bagi kawan-kawan yang sedang belajar ILMU NAHWU & ILMU SHOROF. Terutama yang sedang belajar menggunakan KITAB FAHIMNA.
Untuk selanjutnya akan dibawakan contoh-contoh i’rob dari ayat-ayat pilihan. Bagi kawan-kawan yang belum faham tentang i’rob, silakan baca penjelasannya di KITAB FAHIMNA tingkat DASAR & LANJUTAN.
Karena catatan ini diperuntukkan untuk PEMULA, maka I’robnya masih menggunakan bahasa Indonesia.
Semoga bermanfaat.
Bogor, Menjelang Subuh 18 Jumadal Ula 1434 H/30 Maret 2013 M
Muhammad Mujianto Al-Batawie
(Penulis SERIAL KITAB FAHIMNA, Panduan Belajar Bahasa Arab Secara Otodidak)

Alhamdulillah, Saya adalah penemu metode baca kitab kuning Sistematis, Aplikatif dan Evisien (SAE) bernama “metode Thoriqoh” atau nama lain: Musyawarah Kitab Kuning Thoriqoh (MKKT)”. Kitab pedoman membeca kitab kuning ini telah terbit tahun 2007 dan telah diuji cobakan di berbagai lembaga pendidikan di Madura dengan hasil yang memuaskan. Hanya 7 bulan mengikuti diklatnya Insya Allah sukses dengan syarat, pesertanya memiliki dasar pengetahuan Nahwu dan Shorrof. Terima kasih, sekedar informasi
Jazakumullah khair, info yang sangat bermanfaat pak, barakallahu fiikum….